Muhammadiyah Students Association

Diberdayakan oleh Blogger.

Tidak Ada yang Lebih Baik

Tidak Ada yang Lebih Baik

Pic. by : @tshirttokoh





Kembali kepada persoalan saat ini yang sedang menjadi buah bibir di masyarakat Indonesia dimana akan diadakan pilkada serentak yang didalamnya menuai banyak pro dan kontra terkait calon pemimpin yang akan meregenerasi kepemimpinan di masing-masing daerah di Indonesia.

Pemilihan saat ini rentan sekali dengan "pengkutak-katikan" suara dan kaya akan pemalsuan dan pencitraan. Pemimpin harusnya dilihat dari bibit bebet dan bobotnya. Partai politik adalah dimana kegiatan wirausaha menjual doktrin dan omong kosong belaka. Bagaimana tidak, seluruh rakyat di belahan bumi dan planet manapun mau tidak mau harus menjadi konsumen baik secara ikhlas atau tidak maupun secara sadar ataupun tidak.

Pemimpin saat ini hanya ingin menunjukkan eksistensi dirinya bukan eksistensi kinerjanya secara kemauan dan kebutuhan rakyatnya. Lantas suara rakyat yang dibeli adalah bentuk kecurangan untuk memenangkan dirinya dan kelompoknya. Lantas pemimpin saat ini (ada sebagian yang benar-benar berdedikasi untuk rakyat) itu memimpin untuk siapa? Untuk rakyatkah atau intevensi partai pengusungnya?

Masyarakat dilanda pada ke-AMBIGU-an antara memilih tetapi termasuk kaum munafik atau menjadi golput yang merupakan pecundang? PILKADA HANYA SEBAGAI PENCITRAAN KOTAK SUARA DAN SALING MENJATUHKAN MEREBUT KEDUDUKAN
Tag : Anarki
0 Komentar untuk "Tidak Ada yang Lebih Baik"

Back To Top