Muhammadiyah Students Association

Diberdayakan oleh Blogger.

Psikoanalisis Sigmund Freud

Psikoanalisis/Psikoanalisa/Psikoseksual

Teori psikonalisasis atau psikoanalisa ini dicetuskan oeh Sigmund Freud dan muncul pada awal tahun 1900-an. Pada teori ini Freud membahas tentang teori psikoanalisis lebih mengarah kepada insting seksualitas. Maksudnya, Freud berfokus terhadap perkembangan seksualitas dalam perkembangan individu. Karena Freud memberi penekanan pada motivasi seksualitas, tahap-tahap perkembangan menurut Freud dikenal sebagai tahapan pskisoseksual (psychosexual stages).

 http://media-2.web.britannica.com/eb-media/58/325x450x23358-004-2F2B2350.jpg.pagespeed.ic.CiGUm2HzjT.jpg
Teori perkembangan Psikoanalisa menurut Freud yaitu dimana perkembangan terjadi secara tidak disadari yang menggunakan ego atau emosi dalam memotivasi perilaku manusia. Perilaku manusia merupakan bentuk karakteristik dan kinerja pikiran harus dianalisis agar perilaku itu dapat dipahami. Teori ini berfokus dari pengalaman awal orang tua terhadap anak.

Keinginan bawah sadar itu hampir sepenuhnya adalah seksual. Menurut Freud, sumber yang paling utama dari sebuah konflik dan gangguan-gangguan mental terletak pada ketidaksadaran. Untuk dapat mempelajari gejala-gejala ini, Freud mengembangkan teori psikoanalisis yang sebagian besar didasarkan atas interpretasi dan analisis mimpi, yang isi mauoun metodenya merupakan sudut pandang yang radikal.

Dalam hubungannya dengan jiwa seseorang yang tampak dari luar itu hanya sebagian kecil saja, yaitu alam kesadaran. Bagian terbesar dari diri seseorang tidak dapat dilihat dari luar tetapi dari ketidaksadaran.

Struktur kejiwaan manusia menurut teori dari Freud diumpamakan seperti gunung es. Ya, teori ini membedakan batasan mengenai alam sadar, alam pra-sadar dan alam tidak sadar. Seperti gambar di bawah ini.

mengenai alam sadar, alam pra-sadar dan alam tidak sadar.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/aliffiadi/kebingungan-gunung-es-psikoanalisa_552e05a76ea8347b1f8b45b9
mengenai alam sadar, alam pra-sadar dan alam tidak sadar.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/aliffiadi/kebingungan-gunung-es-psikoanalisa_552e05a76ea8347b1f8b45b9
mengenai alam sadar, alam pra-sadar dan alam tidak sadar.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/aliffiadi/kebingungan-gunung-es-psikoanalisa_552e05a76ea8347b1f8b45b9
https://personalityrenienurcholivatun.files.wordpress.com/2014/12/559px-structural-iceberg-svg.png

Didalam diri seseorang terdapat tigsa sistem kepribadian, yaitu Id atau Es, Ego atau Ich, dan Super-ego atau Uber Ich.

Apa itu Id ? Id adalah bagian kepribadian yang isinya menyimpang dorongan-dorongan biologis manusia atau merupakn pusat insting. Id itu mempunya prinsip untuk hasrat untuk memenuhi kesenangannya sendiri, termasuk naluri seks dan agresivitas.
Contoh dari id sendiri misalnya seperti kita ingin makan, ingin minum dan sebagainya.

Insting itu sendiri terbagi menjadi dua, yaitu Eros (naluri kehidupan untuk mempertahankan kelangsungan kehidupan) dan Tanatos (naluri kematian, dorongan untuk merusak atau menghancurkan seperti perkelahian, pembunuhan, sadisme, dan sebagainya)
Meskipun Id mampu melahirkan keinginan, tetapi ia tidak mampu untuk memuaskan segala keinginanya.

https://tolunalp.files.wordpress.com/2012/03/iceberg_buzdagi_sigmund_freud_subconscious_bilincalti2.jpg

Sistem Kepribadian yang kedua adalah Ego. Apa itu ego ? Ego sendiri tugasnya berfungsi untuk menjembatani tuntutan kebutuhan Id yaitu (yang berupa hasrat) dengan realitas dunia luar. Ego juga sebagai mediator antara hasrat-hasrat hewani dan tuntutan rasional dan realistik. Ego mempunyai tugas yakni sebagai eksekutor. Di sini ego memiliki perumpaan pengetok palu dalam suatu pengadilan. Ego mengatur interaksi dan transaksi antara dunia internal individu dengan realitas eksternal. Ego memiliki tiga fungsi, yaitu reality testing, identify dan defense mechanism. 

Reality testing adalah kemampuan utama Ego, yaitu untuk mempersepsi realitas. Kemudian Ego akan menyesuaikan diri sedemikianrupa agar dapat menguasai realitas tersebut. Identify adalah fondasi kepribadian.Identitas terbentuk sejak awal kehidupan, mengalami krisis di masa remaja, dan terus berkembang dalam perjalanan hidupnya. 

Pembentukan identitas terjadi melalui interaksi individu dengan orang - orang yang penting dalam kehidupannya.Ego bertugas untuk mempertahankan kepribadian manusia itu sendiri untuk menjamin penyesuaian dengan alam sekitarnya.






https://everdnandya.files.wordpress.com/2012/02/freud_iceberg1.gif

 Superego , apa itu superego ? Superego itu kata hati atau conscience dalam bahasa psikologinya. Superego merupakan batasan untuk kita untuk melakukan sesuatu yang isinya berupa norma-norma , yang tujuannya untuk mengkontrol terhadap kemauan dari Id.

Superego ialah aspek berupa norma-norma untuk menekan id. Norma-norma yang ada berasal dari dalam ataupun dari luar. Norma dari dalam misalnya ketika kita sedang menemukan uang dijalan, dan kita sedang butuh uang untuk membeli makan dan kita mau mengambilnya, superego disini berperan untuk memberi tahu pada diri kita bahwa itu bukan milik kita jadi tidak boleh diambil.

Norma dari luar berupa aturan dari lingkungan yang kita terapkan. Superego bisa dibaratkan sebagai badan pertimbangan. Superego akan melakukan suatu hal jika hal tersebut sesuai dengan norma, jika tidak super ego akan mencegahnya.

Kalau ego gagal menjaga keseimbangan antara dorongan dari Id dan larangan dari superego, iindividdu yang bersangkutan akan mengalami konflik batin secara terus-menerus dan konflik ini akan menjadikan dasar dari neurose (ganguan mental) yang nanti akan saya bahas diartikel yang selanjutnya.

http://web.unair.ac.id/admin/file/f_71753_id_ego_superego.png

Setelah kita mengetahui dari penjelasan diatas, kita dapat membuat kesimpulan, yaitu bahwa id merupakan dorongan atau hasrat (libido), sedangkan ego sebagai pelaksana atau mempunyai peran sebagai pengetok palu, sedangkan superego sebagai bagian pertimabangan berupa norma-norma. Contohnya ialah jika kita lapar, ingin makan (ini merupakan dorongan id) tetapi kita dalam kondisi sedang belajar di dalam kelas keluar atau tidak (ini merupakan bagian ego) kemudian kita tidak jadi keluar mencari makan karena masih dalam proses belajar (superego). Demikianlah yang dimaksudkan sigmund freud dari sepemahaman penulis mengenai teorinya.

pertama,alam bawah sadar disebut juga Unconscious, Unconscious ialah segala sesuatu yang sulit muncul dalam kesadaraan seseorang (menghasilkan pikiran dan dorongan/hasrat). Preconscious (pra-sadar) ialah membutuhkan usaha untuk dapat membawanya ke dalam kesadaran, dan yang terakhir ialah Conscious (sadar) merupakan segala sesuatu yang kita sadari. Conscious, ini ditandai dengan bagian dari pikiran di mana persepsi yang berasal dari dunia luar atau dari dalam tubuh atau pikiran dibawa ke alam sadar yang masing-masing memiliki karakter khusus.

Pucuk gunung es merupakan conscious juga tempat ego bersemayam, sedangkan pada bagian pre-conscious ada superego, digambar itu bagian superego sebagian ada yang di wilayah conscious dan unconscious, dan yang terakhir id di wilayah unconscious.

Sumber:
http://www.kompasiana.com/aliffiadi/kebingungan-gunung-es-psikoanalisa_552e05a76ea8347b1f8b45b9

Drs. Alex Sobur, M.S.i. 2003. Psikologi Umum dalam Lintasan Sejarah. Jakarta: Pustaka Setia.

John W. Santrock. 2012. Life-Span Development Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Erlangga.

Papalia Olds Feldman. 2009. Human Development Perkembangan Manusia. Jakarta: Salemba Humanika.  
0 Komentar untuk "Psikoanalisis Sigmund Freud"

Back To Top